[Review Buku] Sadgenic : Sekotak Perasaan

image

Judul Buku : Sadgenic : Immortally Mellow, Silly, and Over Romantic
Penulis : Rahne Putri
Penyunting : Natha Callista
Penerbit : Kurniaesa Publishing
Jumlah Hal. : 183 Halaman
Tahun Terbit : 2012
ISBN : 978-602-7618-01-5

                       Sekotak Perasaan
                   “Cinta adalah, ketika kau selalu mengucap padanya ‘hati-hati’, padahal kau sadar, hatimu pun dibawanya pergi.”-Rahne Putri-

Sadgenic merupakan kanvas. Di dalamnya dipenuhi dengan limpahan tanda tanya menjejaki kepala, tentang mengapa, kenapa, dan bagaimana. Dihiasi dengan semburat malu-malu karena kabut merah muda dari rasa suka dan bahagia. Juga beberapa warna yang merupakan titisan genangan air yang meluapi hati dan mata.

Terdiri dari potongan sajak, cerita pendek, dan tulisan singkat yang terkumpul di halaman maya dari sudut pandang Rahne Putri yang mungkin juga mewakili beberapa mata lainnya di luar sana.

Buku ini terdiri atas tiga bagian yang masing-masing diberi judul: (1) Kotak Surat dan Kamu, (2) Cerita Waktu dan Aku, dan (3) Laci Air Mata. Secara umum tulisan-tulisan di dalamnya—dilihat dari judulnya—berkisah tentang perasaan. Ekspresi seorang Rahne, entah itu sedih, senang, ketabahan, kesepian, patah hati, ataupun bahagia.

image

Bahasa yang digunakan sederhana, tidak menggunakan simbol-simbol atau metafora yang rumit. Meskipun beberapa masih terasa lebay saat saya membacanya, tapi buku ini sepertinya memang cocok untuk orang-orang yang mau menggalau dengan kata-kata puitis ala Rahne. Hahaha.

Buku ini penuh dengan foto dan ilustrasi. Beberapa tulisan juga menampilkan duet Rahne dengan penulis seperti Zarry Hendrik dan Alexander Thian. Rahne mengutak-atik emosi pembacanya dengan bahasa yang memang tanpa metafora dan simbol, langsung pada maksud yang ingin disampaikan.

Hanya saja mungkin karena buku ini terlalu sederhana, sepanjang saya membacanya terasa itu-itu saja yang disajikan. Tadinya saya menunggu di bagian-bagian tertentu Rahne menampilkan hal lain, hal yang ‘wah’. Cerita yang disajikan pun terlalu puisi sehingga saya sulit membedakan apakah ini puisi atau sekadar berbalas sajak dengan teman duetnya?

Terlepas dari itu, saya cukup menikmati buku ini. Bagi kamu yang mau bacaan ringan, yang tidak memerlukanmu berpikir keras, mungkin buku ini cocok.

Saya memberikan 2,8 dari 5 bintang buku bersampul merah jambu ini. Selamat bermain sajak!

-dhilayaumil-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s