[Review Buku] Danur : Sahabat Beda Dunia

image

Jangan heran jika mendapatiku sedang berbicara sendirian atau tertawa tanpa seorang pun terlihat sedang bersamaku. Saat itu, mungkin saja aku sedang bersama salah satu dari lima sahabatku.

Kalian mungkin tak melihatnya…. Wajar. Mereka memang tak kasat mata dan sering disebut… hantu. Ya, mereka adalah hantu, jiwa-jiwa penasaran atas kehidupan yang dianggap mereka tidak adil.

Kelebihanku dapat melihat mereka adalah anugerah sekaligus kutukanku. Kelebihan ini membawaku ke dalam persahabatan unik dengan lima hantu anak Belanda. Hari-hariku dilewati dengan canda tawa Peter, pertengkaran Hans dan Hendrick–dua sahabat yang sering berkelahi–alunan lirih biola William, dan tak lupa: rengekan si Bungsu Jahnsen.

Jauh dari kehidupan ‘normal’ adalah harga yang harus dibayar atas kebahagiaanku bersama mereka. Dan semua itu harus berubah ketika persahabatan kami meminta lebih, yaitu kebersamaan selamanya. Aku tak bisa memberi itu. Aku mulai menyadari bahwa hidupku bukan hanya milikku seorang….”

*

Buku ini menggunakan sudut pandang orang pertama, yaitu penulis itu sendiri, Risa Saraswati. Bercerita tentang pengalaman Risa yang sejak kecil dapat melihat hal-hal yang kasat mata dan tidak semua orang dapat merasakannya. Kita mungkin lebih akrab dengan sebutan ‘hantu’. Pengalaman sejak Risa kecil sampai dewasa itu ditulis dalam berbagai bagian dengan gaya bercerita yang sesuai dengan umur saat Risa mengalaminya. Dalam satu bagian tokoh aku adalah Risa yang memakai seragam SD, bagian lain adalah aku yang seorang remaja, bahkan saat Risa sudah memasuki usia dewasa.

Buku ini boleh bercerita tentang persahabatan tidak biasa antara manusia dan hantu-hantu. Tapi buku ini sama sekali tidak horor, mencekam, apalagi menakutkan. Sebagian besar bercerita tentang bagaimana Risa bertemu dengan hantu-hantu yang di antaranya lalu menjadi sahabat-sahabatnya–sampai sekarang, bagaimana cara hantu-hantu tersebut mati, atau hantu-hantu yang datang meminta pertolongan padanya.

Uniknya, kadang Risa memosisikan diri sebagai si hantu dengan mengubah sudut pandang berceritanya. Tak jarang pula Risa ‘curhat’ kepada pembacanya bagaimana tertekannya memiliki kemampuan seperti yang dimilikinya. Apalagi saat hantu-hantu yang mendatanginya menunjukkan wajah asli mereka, wajah mengerikan.

Yang mengejutkan adalah, ternyata beberapa kali tokoh aku melakukan percobaan bunuh diri hanya agar dapat bergabung dengan ‘teman-temannya’.

Selain cerita kelima sahabat kecilnya–Peter, Hans, Hendrick, William, dan Jahnsen–cerita lainnya yang menarik adalah cerita tiga hantu perempuan cantik berumur sekitar 19-22 tahun yang juga ‘menghuni’ rumahnya. Elizabeth, Sarah, dan Teddy. Mereka adalah hantu-hantu yang jatuh cinta dengan manusia, anak pemilik rumah–yang salah satu di antara ketiga lelaki itu adalah ayah Risa.

“Kau tahu kan apa itu danur? Itu adalah air berbau busuk yang keluar dari mayat yang mulai membusuk.” -halaman 181-

Sampai buku ini selesai saya baca, saya masih bertanya-tanya tentang satu hal. Mengapa hantu-hantu yang mendominasi cerita Risa adalah hantu-hantu Belanda? Apakah Risa lebih ‘diminati’ oleh hantu bule daripada hantu lokal? :p

Baru-baru ini Risa Saraswati menjadi salah satu partisipan dalam kegiatan Makassar Internasional Writers Festival (MIWF) 2015 yang diadakan di Benteng Jumpandang (Fort Rotterdam). Dalam salah satu kesempatan lagi-lagi Mbak Risa menunjukkan ‘kemampuannya’. Selain menperkenalkan ‘teman-teman Belanda-nya’, ia juga ‘bercakap’ dengan beberapa ‘penghuni’ benteng. Hihihi.

Meskipun menurut saya buku ini bukan genre bacaan saya, tapi saya cukup terhibur dengan cerita-cerita penulis tentang teman-teman hantunya. Terlepas dari cerita itu benar-benar nyata ataukah sekadar karangan penulis. Nah, buat kalian yang mau mencoba cerita yang sedikit berbeda dan unik, silakan baca Danur.
**

Judul buku: DANUR | Penulis: Risa Saraswati | Penerbit: Bukune | Editor: Syafial Rustama | Proof Reader: Dewi Fita | Tahun terbit: 2011 (Cetakan ke-5, 2014) | Jumlah halaman: 216 halaman | ISBN: 602-220-019-9

-dhilayaumil-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s