[Resensi Buku] Sherlock Holmes : Rancangan Bruce-Partington

Rancangan kapal selam Bruce Partington, yang mengeluarkan dana cukup besar dalam proses monopolinya, lenyap! Berkas yang disimpan di dalam lemari besi yang letaknya dirahasiakan oleh pejabat pemerintahan ini lalu ditemukan dalam saku mayat lelaki yang merupakan pegawai junior di pemerintahan. Hanya 7 dari 10 lembar yang hilang yang ditemukan di saku Cadogan West. Sementara tiga lembar yang belum ditemukan adalah bagian paling penting dalam rancangan kapal selam tersebut.

Kasus ini melibatkan Mycroft Holmes yang merupakan kakak kandung Sherlock Holmes. Mycroft yang sangat jarang berkunjung–dikarenakan kesibukannya sebagai ‘orang paling penting di pemerintahan’–meminta bantuan untuk menyelesaikan masalah yang membuat orang-orang penting di pemerintahan menjadi panik.

“Kau harus mengesampingkan kasus-kasusmu yang lain, Sherlock. Tak usah peduli dengan pengadilan-pengadilan yang sedang berlangsung. Kau sekarang hanya menangani masalah internasional yang teramat penting ini. Mengapa Cadogan West mengambil berkas itu, ada di mana berkas yang hilang itu, bagaimana Cadogan menemui ajalnya, bagaimana sampai mayatnya ditemukan di tempat itu, dan bagaimana agar kejahatan bisa dibasmi? Temukanlah jawaban atas semua pertanyaan ini, kau akan sangat berjasa bagi negaramu.”

Kasus yang benar-benar menantang kejelian Sherlock Holmes dalam melihat peluang bukti sekecil apa pun itu. Sebuah pertaruhan nama baik seorang detektif dan seorang warga yang sangat mencintai negaranya.
*

Jadi, mari berkenalan dengan pria karismatik, yang kehandalannya dan kemampuannya tak jauh berbeda dengan Sherlock Holmes. Otaknya brilian dan saran-sarannya sangat berguna bagi negara. Ia adalah salah satu orang penting di pemerintahan dengan gaji yang sangat tinggi, tapi masih bersikap sederhana.

Yap, Mycroft Holmes. Kemampuannya tak jauh beda dengan adiknya, Sherlock Holmes. Hanya saja ‘bidangnya’ bukan berlari kian kemari, menanyai orang-orang, dan mengamati dengan kaca pembesar.

Menariknya kasus kali ini adalah karena pembaca disuguhkan kemampuan otak Mycroft Holmes yang–memang–sangat cerdas. Kesan yang ditimbulkan dari tokoh Mycroft adalah lelaki yang cerdas dan pandai mengambil keputusan. Bahkan kemampuannya itu diakui sendiri oleh sang adik dan narator cerita kita–Dokter Watson.

Selain tokoh Mycroft yang menarik, sikap Sherlock Holmes yang tidak sabaran dalam menghadapi orang-orang yang daya pikirnya tak begitu tajam pun cukup membuat gemas. Karakter Holmes yang cuek, tukang sindir, sinis, dan kadang-kadang sering bergerak diam-diam justru yang membuat saya ‘ngefans’ dengan bujangan satu ini. Hahaha.

Salah satu ciri Sherlock Holmes yang khas adalah kemampuannya untuk menghentikan kerja otaknya dan mengalihkan ke hal-hal yang lebih ringan kalau dia yakin telah mengusahakan semuanya semaksimal mungkin. Sepanjang hari dia malah asyik menulis artikel musik, sedangkan aku sendiri menunggu dengan gelisah.

So, saya tidak akan bosan-bosan bilang ke pembaca resensi saya yang baik bahwa tak rugi mengikuti sepak terjang detektif kebanggaan kota London ini. β™₯
——————————
Judul: Sherlock Holmes – Rancangan Bruce-Partington | Penulis: Sir Arthur Conan Doyle

Rating:

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s