[Resensi Buku] Hamlet : Tragedi Tak Berkesudahan

image

Hamlet adalah sandiwara tragedi karya William Shakespeare yang ditulis sekitar tahun 1599-1601. Hamlet berkisah tentang seorang pangeran negara Denmark bernama Hamlet. Ayahnya baru saja meninggal secara misterius—yang kemudian digantikan oleh Claudius, paman Hamlet. Claudius juga menikahi ibu Hamlet. Pernikahan Claudius dengan Gertrude—ibu Hamlet—tentu menyakitkam hati Hamlet. Bayangkan saja, baru ditinggal oleh Sang Ayah, ia harus melihat ibunya menikah dengan pamannya sendiri.

Di tengah kemuraman yang terjadi, Hamlet bertemu dengan hantu yang mengaku sebagai ayahnya. Hantu ayahnya tersebut mengatakan bahwa ia dibunuh oleh Claudius dengan cara menuangkan racun ke dalam telinganya. Hantu ayahnya kemudian menyuruh Hamlet untuk membalaskan dendamnya. Hamlet pun setuju untuk melakukannya. Ia lalu berpura-pura gila agar Claudius tak merasa curiga.

Namun, lambat laun Hamlet meragukan hantu yang mengaku ayahnya tersebut. Hamlet ragu apakah sang hantu mengatakan kebenaran atau tidak. Karena Hamlet terus-menerus meraung dan meratapi kematian ayahnya, maka Claudius mengutus dua orang teman Hamlet untuk memata-matai dan mencari tahu penyebab perilaku ganjil Hamlet.

Di tengah kebimbangan Hamlet terhadap kebenaran hantu yang mengaku sebagai ayahnya, ia menemukan solusi. Hamlet menyuruh rombongan artis penghibur untuk mementaskan drama yang berjudul The Murder of Gonzago, yang kisahnya meniru kejadian pembunuhan ayahnya agar ia bisa melihat reaksi Claudius ketika melihat drama tersebut.

Bagaimanakah akhir tragedi ini? Apakah Hamlet berhasil membalaskan dendam ayahnya?
*
Sinopsis Hamlet di atas saya ambil dari berbagai sumber, sebab saya sendiri belum pernah membaca Hamlet. Buku ini dijadikan bahan Diskusi Bulanan Klub Buku Indonesia untuk bulan November. Diskusi ini dimoderatori oleh Gyanita. Ada beberapa poin yang dibahas dalam diskusi, antara lain:
1. Overview cerita Hamlet
2. Tema yang diangkat meliputi; dendam, tragedi, paradox, ambiguitas, absurditas, tentang kematian, inces, sexual-desires, dan politik (perebutan takhta).
2. Overview karakter dan hubungan antara karakter dalam Hamlet.

Dari hasil diskusi beberapa member KBI—baik yang sudah baca bukunya maupun yang belum—memberi pendapat tentang karakter-karakter dalam cerita Hamlet.

Pertama, karakter Hamlet yang ragu-ragu dan masih labil. Hamlet yang masih muda baru saja kehilangan ayahnya, ia dituntut untuk menjadi seorang pewaris, padahal jiwanya belum matang untuk menjadi pangeran. Belum lagi menghadapi Claudius yang sekarang sudah menikahi ibunya. Lantas, ada yang berpendapat bahwa hantu ayah Hamlet itu sebenarnya adalah perwujudan jiwa rapuh Hamlet.

Lalu ada Claudius, Raja Denmark yang dituduh membunuh saudaranya sendiri yang juga merupakan raja sebelumnya—dan juga ayah Hamlet. Tak bisa dipungkiri bahwa ada intrik politik di sini. Perebutan tahta dan kekuasaan. Belum lagi setelah berhasil menjadi raja, Claudius berusaha untuk mengusir Hamlet dari kerajaan. Pada masa tersebut pula Denmark terancam perang dengan negara tetangganya sendiri, Norwegia.

Drama Hamlet sendiri terdiri dari 5 babak dan 20 adegan. Tokoh-tokohnya antara lain:
1. Hamlet : Putra mendiang raja dan Pangeran Denmark.
2. Claudius : Paman Hamlet dan Raja Denmark
3. Gertrude : Ratu Denmark, Ibu Hamlet
4. Polonius : Lord Chamberlain
5. Ophelia : Putri Polonius
6. Horatio : Sahabat Hamlet
7. Laertes : Putra Polonius
8. Hantu ayah Hamlet
*
Nah, buat kamu yang mau ikut keseruan Diskusi Buku Bulanan KBI, silakan bergabung di grup dengan cara menghubungi adminnya via twitter @klubbuku.

Tulisan ini juga diikutsertakan dalam Monthly Book Review Challenge Klub Buku Indonesia 2015 atau #MBRCKBI2015.^^

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s