[Resensi Buku] The Strange Case of Dr. Jekyll & Mr. Hyde : Dua Sisi Manusia

“Aku telah menghukum dan membahayakan diriku sendiri dan aku tidak bisa menjelaskannya. Apabila aku adalah pendosa terberat, maka aku harus menjadi penderita terberat pula. Menurutku tidak ada tempat di dunia ini di mana penderitaan dan kengerian bisa dilenyapkan; tapi kau bisa melakukan satu hal, Utterson, untuk meringankan takdir ini, yaitu menghormati keheninganku.”

picsart_01-09-12-20-22

Dalam usaha mencari jati dirinya, Dr. Henry Jekyll yang cemerlang justru menemukan monster. Dia berhasil memisahkan sisi baik dan sisi buruk dirinya. Namun, ketika sisi buruk itu mulai menguasainya, Dr. Jekyll menyadari bahwa dia tak mungkin terus menjalani kehidupan gandanya.

Kisah klasik yang mendebarkan ini merupakan kajian tentang dualitas sifat manusia, dan melalui karyanya ini, Robert Louis Stevenson kian memantapkan reputasinya sebagai pengarang.

*

Kasus aneh Dokter Jekyll dan Tuan Hyde bermula dari terusiknya seorang pengacara bernama Gabriel John Utterson dengan surat wasiat yang pernah ditulis oleh seorang dokter yang juga sahabatnya, Henry Jekyll. Surat wasiat itu kurang lebih berbunyi:

Dalam hal meninggalnya Henry Jekyll, maka semua harta miliknya akan diwariskan kepada ‘teman dan pelindungnya Edward Hyde’; dalam hal apabila Dr. Jekyll menghilang atau tidak bisa dijelaskan ketidakberadaannya selama jangka waktu apa pun yang melebihi tiga bulan kalender, maka Edward Hyde akan mengambil alih posisi Henry Jekyll tanpa penundaan lebih lanjut, dan dibebaskan dari segala beban dan kewajiban, dengan pengecualian sejumlah kecil uang kepada para pembantu yang bekerja di rumah dokter tersebut.

Setelah mendengar cerita dari salah satu temannya yang bernama Mr. Enfield yang berkisah tentang seorang lelaki berperawakan kecil yang memiliki sifat dan aura yang sangat jahat, Mr. Utterson kembali mengingat surat wasiat dari sahabtnya itu. Perlahan, ia kembali menyelidiki misteri seorang lelaki bernama Mr. Hyde yang tidak pernah ia temui tapi namanya menjadi satu-satunya penerima warisan sahabatnya yang kaya raya.

Apa yang Mr. Utterson temukan kemudian bukan hanya keterkejutan, tetapi juga kengerian. Ia mendapati sahabatnya bersikap tidak biasa. Pengacara itu juga bertemu dengan Mr. Hyde yang selanjutnya terlibat dalam kasus pembunuhan yang keji. Tak hanya itu, setelah kasus mengerikan itu, tiba-tiba saja sosok Mr. Hyde menghilang seperti ditelan bumi. Belum lagi sikap aneh sahabatnya yang lain, Dr. Hastie Lanyon—yang juga sahabat Dr. Jekyll—sebelum ia meninggal. Tiba-tiba saja Dr. Lanyon sangat membenci Dr. Jekyll dan bersumpah tak akan pernah membicarakan atau menemui Dr. Jekyll lagi—sampai ia akhirnya meninggal.

Apa yang sebenarnya terjadi kepada Dr. Henry Jekyll? Apa hubungannya dengan manusia mengerikan dan sangat jahat bernama Edward Hyde? Berhasilkan Mr. Utterson memecahkan misteri yang tidak hanya kompleks, tetapi sebenarnya sangat mengerikan itu?

*

The Strange Case of Dr. Jekyll & Mr. Hyde adalah novella yang ditulis oleh penulis asal Skotlandia, Robert Louis Stevenson, dan diterbitkan kali pertama pada tahun 1886. Novel bergenre misteri-psikologi yang berlatar di London ini sendiri mengangkat isu dualitas manusia—dalam dunia psikologi kasus ini dikatakan merujuk pada gangguan kepribadian ganda. Dr. Jekyll yang dikenal sebagai orang dermawan dan terpandang melakukan sebuah percobaan ilmiah. Ia ingin memisahkan sisi ‘baik’ dan ‘jahat’ dari dirinya. Maka, terciptalah ‘Mr. Hyde’ yang digambarkan sangat jahat dan menyeramkan.

Tidak mudah menggambarkan rupanya. Ada sesuatu yang tidak beres dengan penampilannya; sesuatu yang tidak menyenangkan, sesuatu yang benar-benar menyebalkan. Belum pernah aku melihat seorang laki-laki yang begitu tidak kusukai, tapi herannya aku tidak tahu alasannya. Dia pasti mempunyai suatu kelainan. Ada kesan keterbelakangan mental yang kuat, meskipun aku tidak bisa mengatakannya dengan pasti. Dia bertampang luar biasa, tapi aku tidak bisa menjabarkan apanya yang luar biasa. Tidak, aku tidak bisa menjabarkannya, aku tidak bisa menjabarkannya. Dan alasannya bukan karena ingatanku tentang dirinya sudah memudar, karena aku tahu aku bisa membayangkan dirinya sekarang juga.” (Halaman 16-17)

Dalam novel ini tak ada penggambaran yang baik tentang sosok Hyde. Ia adalah seorang penyiksa dan pembunuh yang sangat kejam. Bahkan dengan memandangnya saja, orang langsung merasa benci. Semua berbau kejahatan dan kengerian. Bahkan Mr. Utterson saat kali pertama bertemu Mr. Hyde langsung berpikir bahwa lelaki kerdil itu adalah titisan setan.

Oh, temanku Henry Jekyll yang malang, apabila aku pernah melihat tanda tangan Setan di wajah seseorang, itu adalah di wajah teman barumu!” (Halaman 29)

Secara fisik, Dr. Jekyll digambarkan sangat berbeda dengan Mr. Hyde. Dr. Jekyll adalah lelaki berumur lima puluhan dengan perawakan besar, gagah, dan berwajah halus. Ia cakap dan ramah, disenangi dan dihormati oleh orang-orang, serta dermawan. Berbeda dengan Hyde yang digambarkan bertubuh kerdil dengan badan yang dipenuhi bulu.

www-nsbhigh-com

Buat saya, novel ini sangat menarik. Menjelaskan tentang dua sisi manusia: ‘sisi netral’—memiliki sifat baik dan buruk, tetapi dominan baik—dan ‘sisi jahat’. Stevenson melalui tokoh Jekyll dan Hyde berhasil menggambarkan kedua sisi tersebut. Bahwa dalam setiap diri manusia ada Jekyll dan Hyde di dalamnya; sisi terang dan gelap. Tinggal bagaimana mengendalikan keduanya.

Hal menarik lainnya adalah alasan sebenarnya Dr. Jekyll melakukan percobaan berbahaya tersebut. Pada zaman itu—disebutkan latar belakang kisah ini adalah pada Era Victorian—orang-orang seperti Dr. Jekyll dianggap terpandang, sangat dikagumi dan dihormati. Itu membuatnya harus selalu terlihat ‘sempurna’ di depan orang-orang. Apabila memiliki sedikit cacat pada perilakunya, maka akan sangat berpengaruh pada reputasinya. Secara tidak langsung Dr. Jekyll merasa dituntut untuk memiliki moral dan kepribadian yang baik tanpa cacat. Mungkin hal itulah yang mendasari Dr. Jekyll untuk ‘mengeluarkan’ Hyde. Atas dasar ingin melakukan sesuatu yang bebas tanpa sorotan, tanpa tahu bahwa yang sedang ‘bersenang-senang’ adalah dirinya, ia melakukan percobaan yang berbahaya tersebut. Sayangnya, apa yang ia lakukan ternyata berdampak sangat buruk bagi dirinya dan orang lain.

Novel setebal 128 halaman—versi terjemahan—ini menggunakan narasi-narasi panjang di tiap paragraf, tetapi buat saya itu sama sekali tidak membosankan. Saya suka deskripsi yang digunakan Stevenson untuk menggambarkan karakter tokoh-tokohnya.

Kekurangan buku ini hanya terdapat pada kesalahan pengetikan yang cukup banyak. Misalnya, pada kata ‘mengritik’ pada halaman 8 (seharusnya mengkritik) atau kata ‘menjahuhi’ pada halaman 57 (seharusnya menjauhi). Atau kesalahan pengetikan nama yang sering berulang: Henry yang menjadi Harry atau Jekyll yang menjadi Jeckyll). Di luar dari itu, saya sangat merekomendasikan buku yang masuk dalam list 1001 Books You Must Read before You Die ini untuk dibaca.

Novel yang sering dijadikan rujukan dalam ilmu psikologi untuk menggambarkan gejala gangguan kepribadian ganda ini telah diadaptasi ke dalam beberapa naskah teater, film, maupun serial drama. Tak heran banyak orang yang sudah ‘mengenal’ Jekyll dan Hyde bahkan sebelum membaca buku ini. Di beberapa film, karakter Hyde juga digambarkan sebagai sosok perempuan—atau sebaliknya.

p163520_d_v8_aa

ada yang sudah pernah menonton film-film adapatasinya?

4601_hydejekyllandi_nowplay_small

bahkan pernah dijadikan judul K-Drama, tapi ini Hyde dan Jekyll-nya ganteng ~ :p

Apakah Hyde akan mati di tiang gantungan? Ataukah ia akan menemukan keberanian untuk membebaskan dirinya sendiri pada saat-saat terakhir? Hanya Tuhan yang tahu.

-Henry Jekyll yang tidak bahagia-

**

Judul buku: THE STRANGE CASE OF DR. JEKYLL & MR. HYDE  (Kasus Aneh Dr. Jekyll & Tuan Hyde) │ Penulis: Robert Louis Stevenson │ Alih Bahasa: Julanda Tantani │ Desain  dan Ilustrasi cover: Satya Utama Jadi │ Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama │ Tahun terbit: 2011 │ Jumlah halaman: 128 halaman │ ISBN: 978-979-22-7125-6

sign

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s